Indeks Pembangunan Manusia (IPM, Metode 2014)

Definisi :

Indeks yang mengukur pembangunan manusia dari tiga aspek dasar yaitu umur panjang dan hidup sehat; pengetahuan; dan standar hidup layak.

Rumusan :

Kegunaan :

– IPM Merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (masyarakat/penduduk).

– IPM dapat menentukan peringkat atau level pembangunan suatu wilayah/negara.

– Bagi Indonesia, IPM merupakan data strategis karena selain sebagai ukuran kinerja pemerintah, IPM juga digunakan sebagai salah satu alokator penentuan Dana Alokasi Umum (DAU).

Interpretasi :

Capaian pembangunan manusia di suatu wilayah pada waktu tertentu dikelompokkan dalam empat kelompok, yaitu:

1. Kelompok “Sangat Tinggi”: IPM ≥ 80

2. Kelompok “Tinggi”: 70 ≤ IPM ≤ 80

3. Kelompok “Sedang”: 60 ≤ IPM ≤ 70

4. Kelompok “Rendah”: IPM < 60

Pengelompokan ini bertujuan untuk mengorganisasikan wilayah-wilayah menjadi kelompok-kelompok yang sama dalam hal pembangunan manusia. Semakin tinggi nilai IPM suatu negara/daerah, menunjukkan pencapaian pembangunan manusianya semakin baik.

 

Sumber : BPS